Kalbe Farma Pertimbangkan Delisting EPMT Jika Free Float Tak Terpenuhi

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan rencana untuk mempertimbangkan delisting anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT), jika usaha meningkatkan porsi saham publik atau free float sulit untuk dilaksanakan. Direktur Kalbe Farma, Kartika Setiabudy, menjelaskan bahwa saat ini porsi free float EPMT masih jauh dari ketentuan baru yang ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu minimal 12,5% pada 31 Maret 2027 dan 15% pada 31 Maret 2028.

Kartika menyatakan, pihaknya sedang melakukan evaluasi beberapa opsi untuk memenuhi persyaratan tersebut, termasuk melakukan perhitungan internal dan menjajaki potensi penambahan free float dari luar perusahaan. Ia menegaskan bahwa peningkatan ini harus dilakukan secara bertahap dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Kalbe Farma tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lebih lanjut jika penambahan free float terbukti sulit.

“Saat ini, kami masih menjajaki berbagai opsi tersebut dan berkomitmen untuk mematuhi peraturan BEI, mengingat pentingnya posisi kami sebagai bagian dari pasar modal Indonesia,” ungkap Kartika. Keputusan akhir mengenai langkah yang akan diambil masih dalam tahap perhitungan dan diskusi.

EPMT, yang bergerak di bidang distribusi produk kesehatan, saat ini dimiliki mayoritas oleh Kalbe Farma dengan porsi 92,47%. Pihak Kalbe Farma juga membuka ruang bagi masukan dari pelaku pasar untuk menentukan strategi yang paling sesuai dalam memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga  UPI Sukses Raih AMH 2025 untuk Media Audiovisual

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *