Jokowi Tim Hukum Soroti Strategi Pecah Sidang Roy Suryo

[original_title]

Jackiecilley.com – Kuasa hukum Presiden Joko Widodo, Rivai Kusumanegara, mencurigai adanya strategi hukum yang mendasari perbedaan langkah antara Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma, yang lebih dikenal sebagai dokter Tifa. Menurut Rivai, langkah praperadilan yang diambil Roy Suryo berpotensi menyebabkan penangguhan pemeriksaan perkara pokok di pengadilan, sesuai dengan ketentuan hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia.

Rivai menjelaskan, jika praperadilan dilanjutkan oleh Roy Suryo, maka waktu persidangan untuk dokter Tifa dan dirinya akan terpisah. Dalam wawancara di program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (30/6/2026), dia menyatakan bahwa seringkali proses praperadilan memakan waktu dua hingga tiga minggu. Hal ini, menurutnya, merugikan Jokowi sebagai pihak pelapor, yang harus menghadiri dua sidang yang terpisah.

Lebih lanjut, Rivai mengungkapkan, langkah dikhawatirkan dapat dimanfaatkan oleh Roy Suryo untuk mendapatkan keuntungan hukum. Dalam hal ini, posisi dokter Tifa yang lebih dulu disidangkan bisa membantu tim hukum Roy Suryo dalam mempelajari materi sidang. “Ini bisa menjadi bagian dari strategi di mana Roy Suryo mungkin akan mengambil manfaat setelah dokter Tifa divonis,” ungkapnya.

Dikutip dari pernyataan Rivai, tim hukum Roy Suryo diyakini dapat mengidentifikasi kekurangan dalam pemeriksaan saksi atau ahli pada persidangan dokter Tifa, yang kemudian bisa dioptimalkan di sidang yang akan datang. Situasi ini oleh Rivai dicermati secara serius sebagai taktik yang berpotensi memengaruhi jalannya kasus ke depannya.

Baca Juga  Keseruan Kirab Merah Putih Bogor Bikin Deddy Corbuzier Terpukau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *