Jackiecilley.com – Amerika Serikat (AS) sedang mencari solusi untuk konflik yang melibatkan Iran, sebuah perang yang dimulai dengan kerjasama antara Washington dan Israel. Menurut Zeidon Alkinani, direktur pendiri Arab Perspectives Institute, AS memiliki keterbatasan dalam hal waktu, pengetahuan, dan keahlian untuk mengakhiri konflik ini.
AS berupaya untuk tidak keluar dari perang tanpa mencapai kemenangan simbolis yang dapat dipamerkan kepada publik domestik dan media internasional. Hal ini penting bagi AS untuk mempertahankan citranya sebagai pemimpin dunia yang mengedepankan nilai-nilai kebebasan.
Alkinani menambahkan bahwa pada saat berlangsungnya Sidang Majelis Umum PBB, AS juga menghadapi tantangan diplomatik tambahan terkait dengan Otoritas Palestina. Ia mengkritik keputusan Washington untuk menolak memberikan visa kepada Presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas, untuk menghadiri sidang tersebut. Penolakan ini mencerminkan bahwa AS dan Otoritas Palestina saat ini tidak berada dalam posisi yang sejalan.
Menyikapi situasi tersebut, Alkinani berpandangan bahwa tindakan AS berkaitan dengan isu visa pada pertemuan PBB kali ini mirip dengan dinamika yang terlihat dalam acara-acara internasional lainnya, seperti Piala Dunia. Hal ini menunjukkan bagaimana politik dapat memengaruhi kebijakan visa pada saat-saat kritis di arena diplomatik. Dengan latar belakang ini, AS harus memperhatikan langkah-langkah strategisnya ke depan, guna mempertahankan pengaruhnya di kancah internasional.