Investasi Aset Tetap Tiongkok Turun 7,2 Persen di 2023

[original_title]

Jackiecilley.com – Investasi aset tetap di Tiongkok mengalami penurunan signifikan sebesar 7,2 persen dibanding tahun sebelumnya dalam delapan bulan pertama tahun 2026. Menurut data resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional (NBS) pada hari Selasa, total investasi mencapai sekitar 29,3 triliun yuan, setara dengan sekitar 4,33 triliun dolar AS.

Dalam rincian lebih lanjut, dapat dilihat bahwa investasi di luar sektor properti juga menunjukkan penurunan dengan angka mencapai 4,2 persen. Meskipun demikian, terdapat pertumbuhan positif dalam investasi pada produk kekayaan intelektual yang melonjak sebesar 9,2 persen. Sektor teknologi tinggi juga mencatat kenaikan investasi sebesar 5,2 persen, dengan beberapa industri spesifik seperti layanan informasi, manufaktur kedirgantaraan, dan alat elektronik mengalami pertumbuhan yang mencolok, masing-masing sebesar 22,7 persen, 14,9 persen, dan 6,9 persen.

Dari segi industri, investasi di sektor primer merosot hingga 2,4 persen, dan sektor sekunder turun 2,9 persen. Sementara sektor tersier mengalami penurunan yang lebih tajam mencapai 9,9 persen. Dalam analisis berdasarkan sektor, investasi infrastruktur turun 4 persen, sedangkan investasi di sektor manufaktur mengalamai penurunan 2,3 persen. Sektor pembangunan real estat mengalami penurunan terburuk, yakni 19,9 persen.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi perekonomian Tiongkok yang diharapkan dapat pulih di masa mendatang. Dampak dari penurunan investasi tetap menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan pengamat ekonomi dalam upaya untuk menstabilkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga  DPR Dorong Evaluasi Lengkap Pengelolaan Kebun Binatang Surabaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *