Argentina Terancam Sanksi FIFA Usai Kerusuhan di Final Piala Dunia

[original_title]

Jackiecilley.com – Argentina kini menghadapi ancaman sanksi dari FIFA setelah terjadi kericuhan usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Insiden ini terjadi di Stadion MetLife, New Jersey, pada tanggal 20 Juli 2026, di mana Argentina kalah 0-1 akibat gol Ferran Torres pada babak tambahan.

Kekalahan tersebut menyisakan masalah, di mana sejumlah pemain Argentina terlibat bentrokan dengan skuad Spanyol setelah peluit panjang berbunyi. Leandro Paredes menerima kartu merah setelah bertikai dengan Eric Garcia dan Gavi, sementara Nahuel Molina juga terlihat melayangkan pukulan kepada kapten Spanyol, Rodri. Selain itu, Enzo Fernandez sebelumnya diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua pada menit ke-93.

FIFA, melalui Komite Disiplin independen, sedang menyelidiki dua insiden penting ini. Investigasi juga mencakup tindakan para pemain Argentina setelah semifinal melawan Inggris, di mana mereka mengibarkan spanduk yang menyatakan “Las Malvinas son Argentinas”, yang dianggap melanggar Kode Disiplin FIFA terkait pesan politik.

Seorang juru bicara FIFA menjelaskan bahwa mereka sedang mempelajari laporan pertandingan dan situasi yang terjadi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut. Sesuai dengan Kode Disiplin FIFA, kartu merah yang diterima Paredes dan Fernandez mengharuskan keduanya menjalani sanksi minimal satu pertandingan pada kompetisi mendatang. Namun, jika investigasi menunjukkan adanya tindakan kekerasan seperti memukul atau menyerang lawan, sanksi dapat meningkat menjadi minimal tiga pertandingan atau lebih, tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Baca Juga  Hasil Sementara Persib vs Persita, Andrew Jung Bawa Maung Menang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *