Usulan Tambahan Anggaran Perhubungan Udara untuk Keamanan

[original_title]

Jackiecilley.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp5,297 triliun untuk tahun anggaran 2027. Usulan ini bertujuan untuk mendukung sejumlah kegiatan prioritas, termasuk keselamatan penerbangan dan layanan keperintisan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa pengajuan tersebut merujuk kepada dua surat dari Menteri Perhubungan yang dikeluarkan pada 8 dan 24 Juni 2026. Dalam rapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Lukman menyebutkan bahwa dari total anggaran yang diusulkan, Rp2,9 triliun dialokasikan untuk dukungan keselamatan. Anggaran ini mencakup pemeliharaan sarana dan prasarana, rehabilitasi bandar udara, serta pengadaan peralatan keamanan dan darurat.

Lebih lanjut, tambahan anggaran juga mencakup Rp344 miliar untuk pemenuhan layanan keperintisan, yang bertujuan melayani 385 rute perintis, di mana saat ini layanan hanya tersedia di 306 rute. Selain itu, sekitar Rp1,3 triliun diusulkan untuk dukungan pelayanan nasional, termasuk alokasi untuk pemenuhan belanja pegawai sebesar Rp651,5 miliar.

Dalam penjelasannya, Lukman juga menyebutkan upaya pemenuhan kekurangan anggaran gaji melalui anggaran yang ada. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menjelaskan bahwa pagu indikatif untuk Kemenhub tahun 2027 mencapai Rp28,34 triliun. Hal ini menimbulkan gap anggaran yang cukup signifikan, mencapai Rp26,82 triliun jika dibandingkan dengan kebutuhan total yang diperkirakan sebesar Rp55,16 triliun.

Dengan rencana ini, Kemenhub berharap dapat meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan penerbangan di Indonesia, serta memastikan konektivitas yang lebih baik di seluruh wilayah.

Baca Juga  Diplomasi BoP dan Keamanan Papua Jadi Sorotan Politik Kemarin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *