Jackiecilley.com – Bedah buku “Tasbih Kupu-kupu” telah diadakan sebagai bagian dari peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Buku Sedunia (World Book Day) 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh komunitas literasi lokal yang berkomitmen untuk meningkatkan minat baca dan apresiasi terhadap karya sastra.
Acara tersebut dimoderatori oleh Danang Giri Sadewa, seorang pencinta buku yang dikenal aktif dalam dunia literasi. Dalam diskusi tersebut, para pembicara membahas tema dan makna yang terdapat dalam “Tasbih Kupu-kupu”, serta dampaknya terhadap pembaca, terutama generasi muda. Penulis buku, bersama dengan beberapa kritikus sastra, hadir untuk memberikan pandangan mereka mengenai karya ini, yang dinilai memiliki nilai mendidik dan inspiratif.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di sebuah perpustakaan umum di pusat kota pada tanggal 2 Mei 2026. Dengan mengangkat tema pentingnya membaca di era digital, acara ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat untuk kembali mengapresiasi buku sebagai sumber ilmu pengetahuan dan hiburan.
Dari diskusi ini, Danang Giri Sadewa menekankan bahwa membaca bukan hanya sekadar aktivitas, melainkan juga bagian dari cara kita memahami dunia. Ia berharap, dengan adanya bedah buku, lebih banyak warga yang terpacu untuk membaca, menggali pengetahuan, dan menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup.
Penutup acara diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan penulis. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang interaksi yang mendalam antara penulis, pembaca, dan komunitas literasi.