Donald Trump Ancam Iran Lagi dengan Tenggat 48 Jam

05 April 2026Donald Trump ancam Iran lagi setelah memberi tenggat 48 jam agar Teheran membuka kembali Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat itu melontarkan ultimatum baru di tengah perang yang sudah memasuki pekan keenam dan tekanan pasar energi global yang terus meningkat. Ancaman tersebut segera menjadi sorotan karena disertai bahasa keras soal kemungkinan serangan lanjutan.

Dalam pernyataan terbaru, Trump menegaskan Iran harus bergerak cepat bila ingin menghindari serangan terhadap infrastruktur penting. Beberapa jam sebelumnya, ia juga menyebut jembatan dan pembangkit listrik sebagai target berikutnya, setelah sebelumnya membuka kemungkinan serangan ke fasilitas energi dan minyak. Gedung Putih pada 1 April juga memuat pidato utama Trump yang menegaskan operasi militer terhadap Iran akan terus berjalan hingga sasaran strategis dinilai tercapai. Nada itu menambah kesan bahwa Washington sedang menggabungkan tekanan militer dan psikologis secara bersamaan.

Situasi lapangan membuat tekanan politik kian besar. Laporan terbaru menyebut pasukan Amerika Serikat dan Iran masih mencari seorang awak udara AS yang hilang setelah dua pesawat tempur ditembak jatuh. Di saat yang sama, jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap menjadi titik rawan karena kawasan itu menampung sekitar seperlima arus minyak dan gas alam cair dunia.

Dari Teheran, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan pintu diplomasi pada prinsipnya belum tertutup, tetapi Iran tidak memberi sinyal akan tunduk pada syarat Washington. Dalam pernyataan resmi sebelumnya, ia juga menegaskan Selat Hormuz tidak ditutup, meski kapal-kapal disebut ragu melintas akibat risiko perang dan asuransi. Perkembangan ini menunjukkan konflik belum mendekati titik akhir, sementara setiap pernyataan baru dari Trump berpotensi langsung mengguncang keamanan kawasan, harga energi global, dan arah diplomasi di Timur Tengah.

Baca Juga  Inflasi India Terkendali Meski Gejolak Global, MPC Optimistis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *