Tips Aman Tinggalkan Motor Listrik di Rumah Saat Mudik

[original_title]

Jackiecilley.com – Menjelang musim mudik Lebaran, banyak masyarakat memilih untuk meninggalkan kendaraan, termasuk motor listrik, dalam waktu yang cukup lama. Agar motor tetap aman dan dalam kondisi optimal saat digunakan setelah kembali, ada sejumlah langkah yang perlu diperhatikan.

Ilman Fachrian Fadly, Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, menjelaskan bahwa motor listrik dilengkapi dengan teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara jarak jauh. Mengingat pentingnya menjaga kondisi motor, berikut beberapa tips yang direkomendasikan.

Pertama, jika perjalanan mudik hanya berlangsung 1–2 minggu, pengguna tidak perlu mematikan Mini Circuit Breaker (MCB). Dengan MCB tetap aktif, pengguna dapat melacak posisi motor melalui aplikasi GPS, sehingga memudahkan pengecekan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. MCB berfungsi sebagai pemutus arus listrik, melindungi komponen motor dari risiko korsleting.

Kedua, saat memarkir motor, pengguna disarankan untuk menggunakan standar tengah. Penempatan ini menjamin stabilitas kendaraan serta mengurangi risiko terjatuh akibat angin atau gerakan lainnya. Ketiga, mengisi daya baterai hingga 50 persen dari kapasitas penuh sebelum ditinggalkan sangat dianjurkan. Hal ini berperan dalam menjaga kesehatan baterai saat motor tidak digunakan.

Selanjutnya, pastikan tekanan ban berada pada tingkat ideal agar kendaraan siap digunakan kembali setelah liburan. Pengamanan juga penting; pengguna dianjurkan untuk menggunakan kunci ganda, seperti kunci cakram, untuk mencegah pencurian. Terakhir, aktifkan fitur alarm pada sistem kunci untuk menambah perlindungan kendaraan dari upaya pencurian.

Dengan langkah-langkah ini, pengguna motor listrik dapat memastikan kendaraan mereka tetap aman dan siap dikendarai setelah pulang mudik.

Baca Juga  Menaker Yassierli: Butuh Solusi Menyeluruh untuk Ketenagakerjaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *