Diplomasi BoP dan Keamanan Papua Jadi Sorotan Politik Kemarin

[original_title]

Jackiecilley.com – Berita politik Indonesia kembali diwarnai oleh beberapa peristiwa penting pada Minggu, 22 Februari 2026. Di antara sorotan tersebut, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menilai diplomasi Prabowo Subianto di Badan Perdamaian (BoP) sebagai langkah yang menjadikan Indonesia sebagai mediator damai di dunia yang terpecah. Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin, menyebut forum tersebut sebagai tempat dialog penting yang mendorong resolusi konflik global.

Di sisi lain, Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, mengonfirmasi bahwa tidak ada pelanggaran dalam penetapan kembali Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ia menegaskan bahwa prosedur sudah sesuai setelah Sahroni menyelesaikan sanksinya sejak 31 Agustus 2025.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, atas upaya cepat mereka dalam menstabilkan keamanan. Ribka menyatakan dukungan bagi langkah-langkah yang diambil untuk memastikan layanan publik kembali berjalan di wilayah tersebut.

Ahmad Muzani, Ketua MPR RI, juga menegaskan pentingnya kehadiran Indonesia di BoP untuk mendukung upaya memerdekakan Palestina dari pendudukan Israel. Dia menilai langkah diplomasi Prabowo dapat meningkatkan posisi Indonesia secara internasional.

Terakhir, Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) di Raja Ampat mengingatkan pentingnya perhatian terhadap situasi keamanan di Papua, yang masih mempengaruhi keselamatan masyarakat sipil. Ketua BMP, Herman Dimara, menyatakan bahwa insiden kekerasan terus berlanjut dan telah menewaskan banyak warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik tersebut. Dengan segala perkembangan ini, masyarakat diharapkan lebih peduli dan mendukung inisiatif untuk menciptakan stabilitas di tanah air.

Baca Juga  Rekaman CCTV Ungkap Misteri Kematian Diplomat Muda Kemlu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *