Jackiecilley.com – Penyanyi Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhir pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun. Pemakaman Vidi berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi, 7 Maret. Dalam momen tersebut, pendakwah Husein Ja’far Al Hadar, yang akrab disapa Habib Ja’far, mengungkapkan hubungan komunikasi yang telah lama terjalin dengan Vidi.
Habib Ja’far menyatakan bahwa meski tidak sering bertemu secara langsung, keduanya tetap berhubungan melalui pesan singkat. Vidi diketahui sering bertanya mengenai pelaksanaan ibadah dalam kondisi sakit. Terakhir, ia menanyakan tentang cara berwudu dan salat di tengah keterbatasannya. Habib Ja’far menegaskan, komunikasi mereka selalu berkisar pada upaya Vidi untuk meningkatkan ibadahnya.
Mengenang Vidi, Habib Ja’far berdoa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Ia juga menyoroti kebaikan karakter Vidi, yang dikenal luas sebagai sosok baik di kalangan teman-teman dan penggemarnya. Dalam pandangan ajaran Islam, kebaikan yang diingat orang tentang yang telah tiada menjadi doa tambahan bagi mereka.
Prosesi pemakaman ini dihadiri oleh banyak figur publik, termasuk artis, musisi, dan selebritas, yang menghormati Vidi sebagai duta persahabatan. Habib Ja’far mengajak masyarakat untuk mendoakan Vidi dan menjadikan perjalanan hidupnya sebagai pelajaran yang bermanfaat bagi semua. Jenazah Vidi, yang bernama asli Oxavia Aldiano, dimakamkan dengan penuh haru oleh orang-orang terkasih, menciptakan kenangan mendalam dalam perjalanan hidup sang pelantun lagu “Nuansa Bening”.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG_7903.jpeg)