Jackiecilley.com – Pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata, Djoko Setidjowarno, menyatakan bahwa sistem transportasi publik di Jakarta dan sekitarnya, termasuk Moda Raya Terpadu (MRT) dan kereta listrik (KRL), telah mencapai kualitas setara dengan kota-kota besar dunia. Dalam pernyataannya dari Jakarta, Djoko menekankan tantangan utama saat ini adalah mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.
Djoko juga menyoroti beberapa proyek strategis transportasi yang sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Proyek ini mencakup perluasan MRT, Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), serta fase kedua pembangunan LRT yang akan menghubungkan Kelapa Gading ke Jakarta International Stadium. Menurutnya, proyek-proyek ini merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat dan penting untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa terdapat enam proyek strategis yang berpotensi menarik investasi, khususnya dari Jepang. Proyek-proyek tersebut mencakup perluasan MRT dan penguatan sistem polder untuk memfasilitasi transportasi yang lebih efisien di Jakarta. Dalam konteks ini, Dubes RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, menegaskan pentingnya meningkatkan kerja sama investasi melalui kunjungan kerja yang dilakukan pada awal Juni 2026.
Kerja sama antara Jakarta dan Tokyo yang telah terjalin sejak 1989 diharapkan semakin solid seiring dengan kehadiran lebih dari 10 ribu warga Jepang di ibu kota. Dalam rencana jangka panjang, perayaan HUT Jakarta ke-500 pada 22 Juni 2027 ditargetkan akan diresmikan area komersial bawah tanah MRT serta jalur baru yang menghubungkan Bundaran HI dengan Monas.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/06/a8087919-4fd0-47a7-80c9-345442fd480d.jpeg)