Site icon Jackiecilley.com

TNI dan ADF Gelar Latihan Pertahanan Siber Bersama

[original_title]

Jackiecilley.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Pertahanan Australia (ADF) menggelar latihan pertahanan siber dalam rangkaian Latihan Gabungan Bersama Keris Woomera, yang berlangsung dari 10 hingga 20 Oktober 2026. Latihan tersebut diadakan di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur.

Latihan ini bertujuan untuk menguji ketahanan infrastruktur digital kedua negara dengan melakukan simulasi yang melibatkan eksploitasi kerentanan sistem operasi Windows. TNI Red Team berperan sebagai penyerang, sementara ADF Blue Team sebagai unsur pertahanan yang mendeteksi dan merespons ancaman di jaringan. Dalam skenario ini, TNI Red Team melakukan pengujian keamanan jaringan mencakup identifikasi kerentanan hingga upaya penguasaan sistem direktori.

Sebagai respons terhadap serangan tersebut, ADF Blue Team menerapkan prosedur Digital Forensics and Incident Response (DFIR), yang meliputi analisis log keamanan, identifikasi tanda-tanda kompromi, serta pelacakan aktivitas mencurigakan di jaringan. Latihan juga mencakup uji kemampuan isolasi jaringan untuk membatasi dampak insiden dan mencegah gangguan yang lebih luas.

Dengan simulasi ini, TNI dan ADF bertujuan untuk memperkuat kemampuan deteksi, respons, dan pemulihan terhadap serangan siber sembari meningkatkan koordinasi kedua negara dalam menghadapi risiko serangan digital. Evaluasi dari latihan dilakukan oleh Joint Cyber Command/Exercise Control (JFCyC/EXCON) menggunakan standar penilaian GO/NO-GO untuk mengukur keberhasilan latihan serta kesiapan operasional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat kerja sama pertahanan siber antara Indonesia dan Australia, mendukung stabilitas keamanan kawasan.

Exit mobile version