Jackiecilley.com – Operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, terus berlanjut. Setelah tiga hari pencarian, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang pribadi penumpang dan serpihan pesawat dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Pada Senin, 19 Januari, tim SAR mengamankan dokumen pribadi seperti dompet dan buku catatan, serta beberapa komponen penting pesawat, termasuk pelampung dan sinyal kebakaran. Temuan ini dianggap sebagai petunjuk krusial untuk mempersempit area pencarian dan menyesuaikan strategi evakuasi. Kepala Kantor SAR Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa setiap barang yang ditemukan telah didata dengan benar sesuai prosedur yang berlaku.
Namun, operasi pencarian menghadapi berbagai tantangan, seperti medan yang curam dan risiko yang tinggi, yang memaksa tim menggunakan teknik seperti rapling dan pembuatan jalur baru. Hal ini memerlukan waktu dan ketelitian ekstra dari seluruh anggota tim. Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, pimpinan Basarnas, juga memberikan apresiasi atas kerja keras tim di lapangan dan menekankan bahwa mereka semakin dekat dengan lokasi kecelakaan.
Meskipun adanya kemajuan, tantangan seperti kabut tebal dan perubahan cuaca yang mendadak masih menghambat operasi. Tim berkomitmen untuk terus melakukan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel. Basarnas meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi spekulatif dan mempercayakan proses pencarian kepada tim profesional. Setiap perkembangan resmi akan disampaikan secara terbuka kepada publik.