Jackiecilley.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki dugaan keterlibatan staf administrasinya, Setya Budi Dias Oktavianto (DIS), bersama ayahnya, Lilik Budi Suprianto (LBS), dalam pengurusan perkara selain kasus pemerasan. Penyelidikan ini dilakukan setelah KPK menemukan dokumen penting yang disita dari Lilik, yang diduga berkaitan dengan tindakan ilegal di wilayah Jawa Tengah.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, mengungkapkan bahwa temuan tersebut menunjukkan potensi adanya pengurusan perkara lain yang melibatkan DIS dan ayahnya. “Ada temuan dokumen dari tersangka orang tua DIS,” ujar Ahmad dalam keterangan persnya pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Dugaan ini muncul seiring dengan kasus pemerasan terhadap Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro. KPK berupaya melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap keterkaitan dan sejauh mana peran keduanya dalam berbagai kasus yang tengah diselidiki.
KPK menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi di berbagai level, termasuk tindakan melibatkan oknum di dalam institusi sendiri. Penemuan ini menjadi bukti bahwa pengawasan internal perlu ditingkatkan agar tindakan yang mencoreng nama lembaga dapat diminimalkan.
Dengan demikian, penyelidikan ini tidak hanya akan fokus pada kasus pemerasan Anom Widiyantoro, tetapi juga pada potensi kasus lain yang mungkin melibatkan DIS dan LBS. KPK berharap dapat menyelesaikan investigasi ini secara transparan dan akuntabel, sehingga membawa keadilan bagi masyarakat dan menjaga integritas lembaga.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/08/staf-kpk-tersangka-pemerasan-pemalang-juga-diduga-urus-perkara-lain-kpk-temukan-bukti-awal-ydk.jpg)