Site icon Jackiecilley.com

Spanyol: Warga Venezuela Diundang Tentukan Masa Depan Sendiri

[original_title]

Jackiecilley.com – Dalam pernyataannya pada Rabu, Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares menekankan bahwa masa depan Venezuela tidak seharusnya dipaksakan dari luar negeri. Ia menegaskan hak bangsa Venezuela untuk menentukan nasib mereka sendiri. Dalam wawancara dengan surat kabar El Pais, Albares menyatakan bahwa keputusan mengenai Venezuela harus diambil oleh warganya sendiri melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah dan oposisi.

Albares menambahkan bahwa penyelesaian masalah di negara tersebut harus dilakukan secara demokratis. Ia mengingatkan pentingnya menghindari kekerasan, bentrokan sipil, atau kekosongan pemerintahan yang bisa menambah ketidakstabilan di kawasan. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan yang meningkat akibat operasi militer besar-besaran yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela pada 3 Januari. Dalam aksi tersebut, Presiden Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap dan dibawa ke New York untuk diadili dengan tuduhan terkait “narkoterorisme”.

Maduro dan Flores, dalam pengadilan tersebut, menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka. Respon terhadap operasi AS ini membuat Venezuela meminta pertemuan darurat di PBB, dan Mahkamah Agung negara tersebut sementara menugaskan Wakil Presiden Delcy Rodriguez untuk mengambil alih tanggung jawab kepemimpinan. Rodriguez kemudian dilantik secara resmi sebagai penjabat presiden pada 5 Januari.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa situasi di Venezuela tetap krusial, dengan potensi dampak lebih lanjut terhadap stabilitas regional.

Exit mobile version