Jackiecilley.com – PT Anugerah Samudera Madanindo (PT ASM) berhasil menyelesaikan berbagai proyek dalam rangka Proyek Strategis Nasional (PSN) tanpa terjadi kecelakaan fatal, yang dikenal sebagai zero accident. Direktur Utama PT ASM, Faris Muhammad Abdurrahim, mengungkapkan pencapaian signifikan ini melalui keterangan tertulis, menyatakan perusahaan telah mencatat 1.200.622 jam kerja aman antara 1 Maret 2023 hingga 30 September 2025. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Selama periode tersebut, PT ASM mengerjakan enam proyek dengan total investasi sekitar Rp300 miliar. Faris menegaskan pentingnya membangun infrastruktur dengan tetap memprioritaskan keselamatan manusia. Pencapaian jam kerja yang aman didorong oleh disiplin dalam prosedur, pengawasan ketat, dan tindakan untuk menghentikan pekerjaan jika terdapat risiko yang meningkat. Atas prestasi ini, PT ASM meraih penghargaan zero accident serta penghargaan Platinum dalam kategori P2K3 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Di antara proyek yang dikerjakan adalah pengembangan Pelabuhan Patimban Fase 2 dan terminal kendaraan, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2025. Pelabuhan Patimban direncanakan menjadi pusat logistik maritim dengan kapasitas target hingga 7,5 juta TEUs. Dalam tahap lanjutan, proyek ini akan meningkatkan kapasitas terminal kendaraan hingga 600.000 unit dan terminal peti kemas menjadi 3,75 juta TEUs, dengan progres konstruksi mencapai 78 persen pada April 2025.
Faris berharap proyek ini dapat memperkuat daya saing logistik nasional serta mendukung pengembangan kawasan industri Metropolitan Rebana. Memasuki tahun 2026, PT ASM berkomitmen untuk melanjutkan proyek-proyek baru dengan tetap mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan perlindungan pekerja.