Jackiecilley.com – Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengungkapkan keyakinannya bahwa jumlah peziarah dan wisatawan ke Candi Prambanan, Yogyakarta, akan meningkat pasca-restorasi kolaboratif antara Indonesia dan India. Dalam kunjungan resminya pada 6-8 Juli 2026, Modi bersama Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, meluncurkan proyek tersebut di kompleks candi yang terkenal sebagai warisan dunia UNESCO.
Modi menilai Candi Prambanan, yang merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan kedua di Asia Tenggara, sebagai simbol warisan budaya yang terpelihara selama lebih dari 1.200 tahun. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan harapannya bahwa melalui restorasi yang sedang dilakukan, akan ada peningkatan signifikan dalam jumlah wisatawan dan peziarah dari India.
“Saya terharu saat berziarah di candi ini dan merasakan energi spiritual,” ungkap Modi, yang kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia dan pihak-pihak yang berkontribusi dalam menjaga warisan budaya tersebut. Ia pun berjanji akan kembali meresmikan hasil restorasi Candi Prambanan, ditargetkan selesai pada 2029, meskipun ia optimistis bahwa proyek tersebut akan rampung lebih cepat.
Presiden Prabowo juga menyambut positif kerja sama ini, menyatakan apresiasinya atas kunjungan Modi yang dianggap mempererat hubungan kedua negara. Setelah kunjungan ke Candi Prambanan, Modi menuju Bandara Internasional Yogyakarta, di mana pesawat kepresidenan India, Air India One, lepas landas dengan pengawalan pesawat tempur TNI AU.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/07/003d802b-2bd8-45cf-9edf-d0c3d38a6abf.jpg)