Site icon Jackiecilley.com

Peningkatan Produksi Beras Dorong Pertumbuhan Sektor Pergudangan

[original_title]

Jackiecilley.com – Peningkatan produksi beras di Indonesia membawa dampak positif bagi sektor pergudangan, khususnya gudang dengan spesifikasi food grade. Direktur Knight Frank Indonesia, Sindiani Surya Adinata, menyatakan bahwa permintaan untuk gudang dengan standar tersebut meningkat seiring dengan kebutuhan untuk menyimpan beras yang lebih banyak. Keterangan ini disampaikan dalam diskusi daring yang berlangsung di Jakarta.

Sindiani menyoroti adanya berbagai spesifikasi pergudangan yang tersedia di pasar untuk memenuhi kebutuhan yang beragam. Penambahan lumbung padi menjadi salah satu indikator positif dalam mendukung peningkatan produksi beras. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, juga meminta tambahan anggaran kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, guna menyewakan lebih banyak gudang. Upaya ini dilakukan demi menampung potensi cadangan beras yang diperkirakan bisa mencapai 6 juta ton dalam waktu tiga bulan ke depan, jauh melampaui kapasitas gudang Perum Bulog.

Dalam rapat serap gabah yang diadakan bersama Bulog dan Badan Pangan Nasional, Amran menargetkan penyerapan gabah setara beras sebesar 4 juta ton pada tahun 2026. Pencapaian target ini dianggap krusial untuk ketahanan pangan nasional. Amran menekankan bahwa kerjasama antara pemerintah dan petani sangat penting agar proses produksi dan pengelolaan beras dapat berjalan lancar.

Optimisme terhadap pencapaian ini semakin menguat seiring dengan peningkatan luas tanam yang diprediksi akan bertambah hingga 500.000 hektare dibandingkan tahun sebelumnya, sepanjang tidak ada bencana alam yang signifikan. Dengan pencapaian ini, Indonesia berpotensi mencatat sejarah baru dalam ketahanan pangan.

Exit mobile version