Jackiecilley.com – Perayaan Ibadah Paskah Nasional V yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi sorotan karena menunjukkan kekuatan toleransi beragama dan keberagaman yang ada di daerah tersebut. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan, acara tersebut merupakan bukti bahwa Sulawesi Tengah mampu menjadi contoh bagi wilayah lain dalam hal toleransi antaragama.
Dalam kunjungannya ke Sigi pada Minggu malam, Nasaruddin menekankan pentingnya momen tersebut yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan. Dia mengatakan, “Indahnya toleransi di Sulteng karena saling memberikan kesempatan untuk melakukan ibadah,” yang menunjukkan perkembangan positif di Kota Palu.
Menteri Agama menyatakan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai toleransi yang sudah ada, dan berharap Kota Palu bisa menjadi laboratorium toleransi untuk Indonesia ke depan. Paskah Nasional dianggap sebagai peristiwa iman yang juga mencerminkan semangat persatuan dan persaudaraan di tengah keberagaman.
Nasaruddin menambahkan bahwa perayaan ini mengandung makna yang mendalam berupa pengorbanan, kebangkitan, serta harapan baru. Nilai-nilai ini diharapkan tidak hanya menjadi milik umat Kristiani, tetapi juga bisa menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia dalam membangun kehidupan berbangsa.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, juga memberikan apresiasi terhadap umat Kristiani yang mempercayakan pelaksanaan Paskah Nasional V kepada provinsi tersebut. Ia merasa bangga dan bahagia karena perayaan tersebut berlangsung aman dan lancar, mencerminkan kerukunan yang dapat diwujudkan di tengah keragaman suku, budaya, dan agama.
Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan Sulawesi Tengah dapat terus menjadi contoh harmoni dan toleransi bagi seluruh Indonesia.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/04/1000524739.jpg)