Jackiecilley.com – Pemerintah Indonesia diingatkan untuk menjaga stabilitas aturan investasi, sebuah langkah penting bagi pelaku usaha global yang ingin berinvestasi di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Profesor Kulwant Singh dari NUS Business School dalam sebuah diskusi di Singapura, Kamis.
Singh menekankan bahwa kepastian dan stabilitas peraturan adalah kunci bagi para investor. Menurutnya, meskipun regulasi yang ada di Indonesia tidak buruk, perubahan yang terlalu sering dapat menciptakan ketidakpastian, yang tidak diinginkan oleh pelaku bisnis. “Bisnis sangat tidak menyukai ketidakpastian. Mereka membutuhkan kepastian untuk merencanakan investasi jangka menengah dan panjang,” ujarnya.
Ia juga mencatat bahwa meskipun ada tantangan, Indonesia telah menunjukkan keberhasilan dalam menarik investasi asing, terutama di sektor otomotif dan kendaraan listrik. Singh mencontohkan kebijakan hilirisasi yang mendorong perusahaan untuk menciptakan nilai tambah dalam negeri sebagai salah satu langkah positif yang telah diambil pemerintah.
Di samping itu, Singh mengidentifikasi potensi Indonesia sebagai pemasok energi bagi negara lain, dengan mencatat kolaborasi antara Singapura dan Batam mengenai pengembangan pembangkit listrik tenaga surya. Peluang-peluang ini menunjukkan besar potensi kerja sama ekonomi antar negara di kawasan.
Singh juga menyoroti pentingnya memahami karakteristik peran pemerintah di negara-negara Asia dibandingkan dengan negara-negara Barat. Menurutnya, pemerintah di Asia seringkali berperan lebih luas, mendukung perusahaan dengan berbagai kebijakan dan insentif. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan yang ingin berekspansi di Asia untuk memahami kepentingan dan posisi pemerintah di negara tujuan.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-08-at-12.19.21-1.jpeg)