Site icon Jackiecilley.com

Netanyahu Serang Ehud Barak Terkait Kasus Epstein

[original_title]

Jackiecilley.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memanfaatkan perhatian publik pada berkas Jeffrey Epstein untuk menyerang mantan Perdana Menteri Ehud Barak. Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Epstein tidak memiliki hubungan dengan Israel, menanggapi kelompok media yang mengungkap interaksi Barak dengan Epstein pada tahun 2015 dan 2016, setelah Epstein pertama kali dihukum.

Netanyahu mengungkapkan pandangannya melalui media sosial dengan menyatakan bahwa hubungan Barak dengan Epstein tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel, melainkan sebaliknya. Ia juga menuduh Barak, yang telah lama menjadi kritikusnya, berupaya merusak demokrasi Israel dengan berkolaborasi dengan kelompok anti-Zionis dan memicu protes serta kerusuhan.

Barak, yang secara terbuka mendesak penggulingan pemerintahan Netanyahu, sebelumnya telah menarik perhatian saat bersama Epstein, termasuk saat terpantau memasuki rumah Epstein di Manhattan. Tuduhan yang dilontarkan Netanyahu ditujukan untuk merangkul dukungan serta meredakan tekanan yang dihadapinya terkait kasus Epstein.

Di tengah situasi ini, Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche, mengumumkan rilis lebih dari 3 juta dokumen tambahan dalam penyelidikan terhadap Epstein, yang terkenal dengan tuduhan perdagangan seks dan kematiannya dalam tahanan New York pada 2019. Kasus ini melibatkan sejumlah nama ternama, termasuk mantan Pangeran Inggris Andrew dan mantan Presiden AS Bill Clinton.

Insiden ini kembali memunculkan spekulasi mengenai hubungan antara tokoh-tokoh besar dan Epstein, yang saat ini menjadi sorotan di seluruh dunia, beriringan dengan upaya Barak meraih dukungan publik dalam menyuarakan ketidakpuasan terhadap pemerintah saat ini.

Exit mobile version