Site icon Jackiecilley.com

Menhub: Sektor Penerbangan Belum Hitung Kerugian Erupsi GAK

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengungkapkan bahwa dampak kerugian pada sektor penerbangan akibat penutupan enam bandara menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) masih dalam tahap penghitungan. Hingga saat ini, angka pasti mengenai kerugian yang dialami oleh maskapai dan pihak terkait lainnya belum dapat dipastikan.

Dalam konferensi pers yang diadakan secara daring pada Minggu, Dudy menjelaskan bahwa penutupan bandara baru dimulai di dini hari, sehingga pihak maskapai dan pemangku kepentingan masih fokus pada pelayanan penumpang yang terdampak. “Kami belum melakukan penghitungan dampak keuangan karena situasi ini baru terjadi,” imbuhnya.

Dudy menekankan pentingnya koordinasi antara Kementerian Perhubungan dan berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan penumpang tercukupi, dengan penghitungan aspek ekonomi sebagai prioritas sekunder saat ini. Dia menambahkan bahwa jika penutupan bandara berlangsung lama, pemerintah akan selalu memantau situasi erupsi GAK.

Sejumlah enam bandara yang ditutup adalah Bandara Radin Inten di Lampung, Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma di Jakarta, Pondok Cabe, serta Budiarto Curug di Tangerang. Setelah evaluasi lebih lanjut, Bandara Husein Sastranegara di Bandung juga terpaksa ditutup akibat dampak abu vulkanik.

Keputusan penutupan ini diambil untuk menjamin keselamatan penerbangan, dan pemerintah tidak akan memaksakan operasional jika kondisi belum memungkinkan. Dengan situasi yang terus berkembang, Kementerian Perhubungan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi keselamatan penumpang dan karyawan di sektor penerbangan.

Exit mobile version