Jackiecilley.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa sisa kayu gelondongan yang tertinggal akibat banjir di Sumatera pada akhir November lalu memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Hal ini diungkapkan dalam rapat koordinasi mengenai penanganan bencana banjir di Jakarta pada Senin (26/01).
Tito menjelaskan, sejumlah kepala daerah di Sumatera mengajukan usulan untuk memanfaatkan kayu-kayu tersebut. Mereka meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan industri lokal bisa terlibat dalam pengolahan kayu, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang terkena dampak banjir.
Banjir yang terjadi di Sumatera beberapa waktu lalu tidak hanya mengakibatkan kerugian bagi warga, tetapi juga meninggalkan tumpukan kayu gelondongan yang dapat dimanfaatkan. Kayu-kayu tersebut dianggap sebagai sumber daya yang belum optimal dimanfaatkan, sehingga akan dilakukan pendataan dan evaluasi lebih lanjut terkait potensi pengolahannya.
Tito menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mengelola sumber daya ini secara berkelanjutan. Dia berharap bahwa langkah ini tidak hanya membantu masyarakat yang terkena bencana, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Di akhir rapat, Tito meminta agar semua pihak terkait segera menyusun rencana tindakan yang jelas untuk memanfaatkan sisa kayu ini, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan ekonomi setempat. Rencana ini diharapkan dapat diwujudkan dalam waktu dekat.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/01/Sequence-13.06_08_11_11.Still157.jpg)