Site icon Jackiecilley.com

Mendag Bereaksi terhadap Penemuan 250 Ton Beras Ilegal di Sabang

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perdagangan Budi Santoso mengonfirmasi penanganan impor beras ilegal sebanyak 250 ton yang terdeteksi di Sabang, Aceh. Menurutnya, langkah tersebut sudah diambil dengan dibantu oleh pihak kepolisian dan militer untuk menyegel gudang beras yang terlibat. Dalam keterangan pers di Jakarta, Budi menyatakan bahwa presiden telah mengarahkan agar tidak ada impor beras, mengingat stok dalam negeri masih surplus.

Budi menjelaskan bahwa beras yang diimpor berasal dari Thailand dan tiba di Indonesia pada 16 November 2025. Namun, barang tersebut tidak langsung dibongkar. Setelah mendapatkan izin dari Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKS) Sabang, beras tersebut baru dibongkar pada 22 November dan dikirim ke gudang milik perusahaan berinisial PT MSG.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya menaati kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang melarang impor beras saat stok nasional memadai, sehingga tindakan tegas terhadap pelanggaran ini tidak bisa ditoleransi. Selain itu, Djaka Budhi Utama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, mengonfirmasi bahwa izin untuk impor tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh pihaknya.

Penegakan hukum terhadap aktivitas impor ilegal ini dianggap penting untuk menjaga integritas dan kehormatan bangsa. Upaya sinergis antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, serta Bea dan Cukai menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah stok pangan secara efektif dan mencegah praktik yang dapat merugikan petani lokal.

Exit mobile version