Site icon Jackiecilley.com

Kesepakatan ART Indonesia-AS Resmi, Tarif Ekspor Turun 0%

[original_title]

Jackiecilley.com – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat telah resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART) pada 19 Februari 2026. Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia dengan penurunan tarif bagi sejumlah produk unggulan hingga 0%. Melalui ART, Indonesia dan AS berupaya memperkuat kerja sama perdagangan dan membuka peluang investasi baru.

Negosiasi mengenai hal ini dimulai setelah pemerintah AS menetapkan tarif 32% terhadap produk Indonesia pada April 2025, sebagai bagian dari kebijakan untuk mengatasi defisit perdagangan. Dengan fokus pada diplomasi dan pemulihan hubungan perdagangan, Indonesia akhirnya berhasil menurunkan tarif menjadi 19% pada Juli 2025. Kesepakatan final dicapai dengan penandatanganan ART oleh kedua presiden.

Perjanjian ini dijadwalkan berlaku 90 hari setelah diselesaikannya prosedur hukum di masing-masing negara. Manfaat dari ART diharapkan meliputi peningkatan daya saing produk ekspor, dengan pengecualian tarif bagi lebih dari 1.800 produk Indonesia, termasuk minyak kelapa sawit, kopi, dan tekstil. Indonesia pun membuka akses pasar bagi lebih dari 99% produk asal AS dengan tarif 0%.

Pemerintah juga berkomitmen untuk meningkatkan investasi, terutama di sektor teknologi tinggi, dengan adanya kebijakan yang lebih fleksibel. Selain itu, Indonesia sepakat untuk membeli produk-produk energi, pesawat, dan produk pertanian dari AS sebagai bagian dari kesepakatan komersial.

Pemerintah berjanji untuk menjaga keberlanjutan industri lokal, termasuk mengatasi potensi lonjakan impor yang dapat mengganggu pasar domestik. Sementara itu, transfer data antara kedua negara akan tetap diatur oleh hukum perlindungan data yang berlaku, memastikan keamanan bagi warga negara.

Exit mobile version