Jackiecilley.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memiliki peranan penting dalam mendukung cita-cita pembangunan nasional, sebagaimana diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy. Dalam acara Pra-Rakor BPK 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rachmat menekankan bahwa BPK tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pemeriksa keuangan, tetapi juga sebagai pengawal utama dalam mencapai tujuan pembangunan bangsa.
Rachmat mengungkapkan tanggung jawab BPK untuk memastikan setiap rupiah dari anggaran negara digunakan secara akuntabel dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam konteks ketahanan pangan dan energi, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor dalam perencanaan dan pengawasan yang efektif. Ketersediaan energi rumah tangga dijadikan salah satu prioritas dalam strategi pembangunan, karena hal ini berkaitan erat dengan kesejahteraan rakyat.
Lebih lanjut, Menteri PPN menyoroti peran BPK dalam memastikan bahwa program pembangunan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menyatakan, BPK perlu dilihat sebagai lebih dari sekadar lembaga pemeriksa, tetapi juga sebagai pengawal cita-cita pembangunan yang menjamin akses masyarakat terhadap pangan dan energi.
Rachmat juga mengingatkan bahwa pengawasan yang efektif bisa mendorong efisiensi anggaran, membuka ruang fiskal yang lebih luas untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Dengan demikian, peran strategis BPK sangat krusial dalam mendorong agenda nasional dan memastikan keberlanjutan program-program pembangunan yang pro-rakyat.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/08/Bappenas-BPK-1.jpeg)