Jackiecilley.com – Pembahasan mengenai Lailatul Qadar, malam yang diyakini lebih baik dari seribu bulan, menarik perhatian umat Muslim. Pengetahuan mengenai waktu turunnya Lailatul Qadar merupakan hal yang dirahasiakan oleh Allah SWT. Menurut kitab “Mengisi Ramadhan Seperti Mereka” karya Qasim Abdullah Yasir Abdurrahman, istilah Lailatul Qadar terdiri dari dua kata, yaitu “Lail” yang berarti malam, dan “Qadar” yang menggambarkan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah.
Misteri waktu Lailatul Qadar dimaksudkan agar umat Islam senantiasa beribadah dan berupaya mencarinya di malam-malam bulan Ramadan. Hal ini sejalan dengan praktik yang dijalankan oleh para ulama salaf. Dalam penjelasan lebih lanjut, tak hanya Lailatul Qadar, Allah juga menyembunyikan beberapa hal lain sebagai hikmah. Salah satunya adalah waktu doanya yang dapat diterima yang dirahasiakan pada hari Jumat, sehingga umat berusaha berdoa di berbagai waktu.
Fakhrur Razi dalam Tafsir Mafatihul Ghaib juga menegaskan bahwa Allah menyembunyikan keridhaan-Nya di setiap ketaatan. Tujuannya adalah untuk mendorong umat agar rajin melakukan amal baik tanpa memilih-milih, serta menghindari berbagai maksiat. Selain itu, dengan menyembunyikan wali-Nya, Allah ingin agar manusia tidak bergantung pada mereka dalam berdoa, melainkan berusaha sendiri dengan penuh keikhlasan.
Dengan akibat dari rahasia tersebut, diharapkan setiap malam selama Ramadan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sehingga setiap umat Islam dapat meningkatkan ibadah secara maksimal. Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/03/mengapa-allah-rahasiakan-malam-lailatul-qadar-simak-penjelasannya-di-sini-gcr.jpg)