Jackiecilley.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi biometrik, yang mencakup pengenalan wajah, guna meningkatkan kualitas pelayanan penumpang di bandar udara. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat dan mempermudah proses perjalanan tanpa mengabaikan aspek keamanan dan perlindungan data pribadi.
Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Achmad Setiyo Prabowo, menjelaskan bahwa pendekatan Seamless Travel Journey tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga tetap menjamin keamanan penerbangan. “Teknologi harus dimanfaatkan untuk pelayanan yang lebih efisien, sambil menjaga standar keamanan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan resmi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu.
Melalui penerapan teknologi biometrik, penumpang diharapkan tidak perlu melalui proses yang berulang, mempercepat alur layanan di berbagai tahap perjalanan. Namun, Achmad juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik serta perlindungan data pribadi dalam pengimplementasian teknologi ini.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama, Putu Eka Cahyadhi, menambahkan bahwa peningkatan pelayanan memerlukan kerja sama semua pihak, mengingat perjalanan di bandar udara melibatkan berbagai instansi. “Seamless Travel Journey adalah tentang integrasi semua layanan di bandar udara,” ucapnya. Kolaborasi antar penyelenggara layanan diharapkan dapat memastikan bahwa teknologi yang diterapkan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Dalam konteks ini, pemanfaatan teknologi biometrik tidak hanya menjadi inovasi, tetapi juga komitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan aman bagi penumpang, sekaligus menjaga integritas data yang sensitif.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-10-07-at-21.41.51.jpeg)