Site icon Jackiecilley.com

Jalur Kereta China-Laos Raih Pertumbuhan Perdagangan Signifikan

[original_title]

Jackiecilley.com – Jalur Kereta China-Laos mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam perdagangan kargo lintas perbatasan, dengan nilai transaksi pada kuartal pertama 2026 mencapai 6,81 miliar yuan, atau sekitar 992 juta dolar AS. Angka ini mencerminkan lonjakan sebesar 62,7 persen dibandingkan tahun lalu, menjadikannya rekor tertinggi untuk periode tersebut.

Dari Januari hingga Maret 2026, ekspor produk fotovoltaik meningkat secara mencolok sebesar 43,2 kali lipat menjadi 1,19 miliar yuan. Di sisi lain, impor buah-buahan segar dan kering juga mengalami kenaikan dua kali lipat, mencapai 500 juta yuan. Informasi ini disampaikan oleh Bea Cukai Kunming, yang beroperasi di Yunnan, salah satu provinsi perbatasan di China barat daya.

Jalur kereta ini telah bertransformasi menjadi jalur logistik yang efisien untuk produk-produk manufaktur dari China ke negara-negara Asia Tenggara, serta barang-barang khas dari kawasan tersebut kembali ke utara. Sejak dibuka pada Desember 2021, jalur yang membentang sepanjang 1.035 kilometer dari Kunming ke Vientiane ini telah mencatatkan total nilai perdagangan melebihi 80 miliar yuan.

Saat ini, lebih dari 6.000 perusahaan di seluruh China memanfaatkan jalur kereta ini, yang mencakup perdagangan dengan 19 negara dan wilayah lainnya, termasuk Laos dan Thailand. Variasi barang yang diperjualbelikan meningkat pesat dari sekitar 500 kategori di awal operasionalnya menjadi lebih dari 3.800 kategori saat ini.

Bea Cukai Kunming juga telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk mempermudah proses perdagangan di sepanjang jalur kereta tersebut, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan volume perdagangan lintas negara.

Exit mobile version