Site icon Jackiecilley.com

Indonesia Siap Tambah Ekspor Garmen Hingga 2 Miliar Dolar AS

[original_title]

Jackiecilley.com – Potensi ekspor garmen Indonesia diperkirakan dapat meningkat hingga 2 miliar dolar AS melalui peningkatan eksekusi operasional di sektor manufaktur. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Anne Patricia Sutanto, Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), dalam sebuah acara di Jakarta pada Jumat lalu.

Laporan yang dihasilkan oleh Vector Consulting Group berjudul “Unlocking the $2 Billion Opportunity: How Operational Execution Can Revive Indonesia’s Garment Industry” diluncurkan dalam ajang Indo Garment & Textile (IGT) Expo. Anne menjelaskan, laporannya menyajikan pandangan baru tentang daya saing industri garmen, yang kini tidak lagi bergantung pada biaya tenaga kerja semata, tetapi juga pada keunggulan operasional di lapangan.

Selama hampir satu dekade, nilai ekspor garmen Indonesia tercatat stagnan di kisaran 8-9 miliar dolar AS, sementara negara-negara seperti Vietnam, Bangladesh, dan Kamboja terus memperluas pangsa pasar global mereka. Laporan tersebut mengidentifikasi ketidakstabilan dalam eksekusi operasional sebagai salah satu hambatan utama dalam meningkatkan kinerja pabrik, serta menyoroti lima disiplin operasional yang membedakan produsen garmen berkinerja tinggi.

Selain itu, riset juga menunjukkan bahwa ketidakpastian dalam pelepasan pesanan pembelian kain menjadi faktor yang mempengaruhi daya saing industri secara keseluruhan. Anne berharap kolaborasi dengan Vector Consulting Group dapat memberikan wawasan praktis bagi pelaku industri mengenai tantangan operasional yang berdampak pada produktivitas dan kinerja ekspor, sehingga industri garmen Indonesia dapat memanfaatkan pengalaman dan keahlian mereka secara optimal.

Exit mobile version