Jackiecilley.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan penguatan signifikan sebesar 1,82% dalam periode perdagangan antara 31 Agustus hingga 4 September 2026. IHSG ditutup pada level 6.636,475, meningkat dari posisi 6.518,121 pada pekan sebelumnya. Menurut P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Aulia Noviana Utami Putri, peningkatan ini mengindikasikan kembalinya kepercayaan investor di pasar modal Indonesia.
Sepanjang pekan tersebut, aktivitas perdagangan juga menunjukkan tren positif dengan rata-rata volume transaksi harian melonjak 35,9% menjadi 48,99 miliar saham, dibandingkan dengan 36,05 miliar saham pada pekan lalu. Secara bersamaan, rata-rata nilai transaksi harian meningkat 25,75% menjadi Rp19,22 triliun, dan frekuensi transaksi harian naik 10,93% menjadi 2,39 juta transaksi.
Dengan penguatan IHSG, kapitalisasi pasar BEI juga mencatat pertumbuhan sebesar 1,47%, mencapai Rp11.599 triliun. Meskipun demikian, investor asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp29,76 miliar, yang membawa total nilai jual bersih sejak awal 2026 menjadi Rp68,05 triliun.
Dalam hal pergerakan saham, PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) menjadi emiten dengan kenaikan tertinggi, meroket 84,67% hingga mencapai Rp1.265 per saham. Diikuti oleh PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang menguat 72,36%, serta PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) dan PT Pakuan Tbk (UANG) yang masing-masing meningkat 68,09% dan 61,04%. Dengan tren positif ini, pelaku pasar berharap akan adanya pemulihan yang berkelanjutan di pasar saham Indonesia.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/09/ihsg-naik-182-dalam-sepekan-ini-daftar-saham-tercuan-dan-terboncos-swt.jpeg)