Site icon Jackiecilley.com

IHSG Diprediksi Menguat Usai Lebaran, Trump Tunda Serangan

[original_title]

Jackiecilley.com – Ekonom keuangan Hans Kwee memperkirakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami penguatan pada perdagangan Rabu, 25 Maret 2026, setelah periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Proyeksi ini didasarkan pada situasi terbaru dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran, di mana Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan militer selama lima hari terhadap infrastruktur energi Iran.

Hans Kwee menambahkan bahwa pembukaan IHSG nantinya mungkin akan menghadapi potensi tekanan jual, tetapi optimisme pasar keuangan global dipicu oleh penundaan serangan tersebut. Ia memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran support 7.100 hingga 7.000 dan resistance 7.250 hingga 7.349. Selain itu, volatilitas tinggi di pasar keuangan selama libur lebaran mencerminkan ketidakpastian yang diakibatkan oleh ketegangan antara AS dan Israel terhadap Iran.

Ketegangan semakin meningkat ketika Trump mengancam untuk menghancurkan fasilitas listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka dalam waktu 48 jam. Tanggapan dari pihak Iran juga tidak kalah keras, dengan mereka mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi di kawasan teluk jika serangan tersebut dilancarkan.

Seiring dengan perkembangan ini, pasar saham di Wall Street dan Eropa menunjukkan penguatan pada perdagangan yang terjadi pada 23 Maret 2026, setelah pengumuman penundaan dari Trump. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya stabilitas geopolitik dalam mempengaruhi pasar saham global dan IHSG. Dengan demikian, investor diharapkan tetap waspada dan mengamati perkembangan selanjutnya dalam konflik tersebut.

Exit mobile version