Site icon Jackiecilley.com

Gubernur Aceh Kirim Surat ke Presiden Tentang Migas Andaman

[original_title]

Jackiecilley.com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem, telah resmi mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto mengenai pengelolaan minyak dan gas (migas) di Lapangan Tangkulo South Andaman. Dalam surat tersebut, yang diterima Kementerian Sekretariat Negara pada 30 Juni 2026, Mualem menyampaikan empat usulan penting yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyatakan bahwa salah satu poin utama adalah pengusulan peninjauan kembali besaran bagi hasil migas yang saat ini dianggap terlalu kecil, yaitu 4 persen untuk gas dan 6 persen untuk minyak. Pemerintah Aceh berharap ada rasionalisasi yang sesuai dengan kepentingan nasional serta kebutuhan masyarakat Aceh.

Selanjutnya, Mualem mengusulkan skenario pengolahan gas mentah di darat, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, yang dinilai memiliki infrastruktur yang memadai dan sesuai dengan proyek strategis nasional. Selain itu, Mualem juga meminta agar Presiden Prabowo mendorong Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk merevisi Persetujuan Rencana PoD I di Lapangan Tangkulo.

Lapangan Tangkulo diperdiksi dapat memproduksi sekitar 300 MMSCFD gas, di mana 160 MMSCFD telah memiliki komitmen penjualan kepada PLN. Selain itu, lapangan tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan sekitar 7.500 barel kondensat per hari, yang dapat mendukung perkembangan industri hilir di wilayah Aceh.

Nurlis menekankan bahwa memungkinkan kajian mendalam terkait potensi ekononi dari sektor migas akan berdampak positif bagi pertumbuhan industri lokal di Aceh, sehingga menciptakan berbagai peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Exit mobile version