Jackiecilley.com – DPP Partai Golkar memberikan perhatian serius terhadap aksi unjuk rasa yang berlangsung di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, yang menuai kritik atas ketidaktransparanan anggaran pemerintah provinsi. Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak masyarakat, namun menekankan pentingnya cara penyampaian yang baik dan damai.
Sarmuji mengingatkan seluruh kader Golkar, baik di legislatif maupun eksekutif, untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 25 April 2026. Ia percaya bahwa sebagai pejabat publik, penting bagi mereka untuk menjaga kesederhanaan agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Sarmuji menegaskan, “Jangan sampai tampak berlebihan, baik itu yang sifatnya pribadi maupun dinas.” Hal ini penting agar polemik tidak muncul di tengah masyarakat yang tengah mengharapkan transparansi serta akuntabilitas dari pemerintah.
Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh tersebut membawa dampak pada citra pemerintahan Kaltim, memicu perhatian dari berbagai kalangan, termasuk DPP Partai Golkar. Pihaknya berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih memahami dan merespons tuntutan masyarakat dengan cara yang konstruktif.
Dengan demikian, DPP Partai Golkar menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kadernya agar lebih dekat dengan masyarakat dan sensitif terhadap isu-isu sosial yang dihadapi, agar tidak terulang lagi kejadian serupa di masa mendatang.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/04/golkar-beri-warning-ke-gubernur-kaltim-usai-didemo-warganya-zdb.jpg)