Site icon Jackiecilley.com

Freeport Indonesia Rencanakan Produksi Tembaga 478 Ribu Ton 2026

[original_title]

Jackiecilley.com – PT Freeport Indonesia menyesuaikan target produksi tembaga untuk tahun 2026 menjadi 478 ribu ton, jauh dari rencana awal yang mencapai 700 ribu ton. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Direktur Freeport, Tony Wenas, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, pada hari Senin. Penyesuaian ini berarti Freeport hanya akan menghasilkan sekitar 68 persen dari target semula.

Selain tembaga, target produksi emas Freeport juga mengalami penurunan. Perusahaan ini merencanakan untuk memproduksi 26 ton emas, turun dari proyeksi awal sebesar 45 ton. Seluruh produk emas akan dipasok ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam), dan tidak ada rencana untuk ekspor.

Dalam laporan tersebut, Tony juga menjelaskan tentang prediksi harga logam tembaga yang diperkirakan mencapai 4,75 dolar AS per pound untuk RKAB 2026 baru, sedikit lebih tinggi dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 3,75 dolar AS. Sementara itu, estimasi harga emas untuk tahun depan diprediksikan dapat mencapai 4.000 dolar AS per troy ounce, jauh lebih tinggi dari proyeksi lama yang hanya 1.900 dolar AS.

Proyeksi total hasil penjualan Freeport untuk RKAB 2026 adalah 8,3 miliar dolar AS, yang diharapkan dapat memberikan penerimaan negara sebesar 2,9 miliar dolar AS. Penerimaan ini berasal dari pajak perusahaan, dividen, dan berbagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), termasuk royalti.

Langkah-langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan menghadapi pasar yang fluktuatif dan untuk memastikan kontribusi yang signifikan bagi negara.

Exit mobile version