Jackiecilley.com – Seluruh korban dari tragedi jatuhnya helikopter PK-CFX di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat telah berhasil dievakuasi. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi ditutup setelah Tim SAR gabungan menemukan semua jenazah pada Jumat, 17 April 2026.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam bagi keluarga korban. “Seluruh korban telah ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berdukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Semoga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Tragedi ini terjadi pada Kamis pagi, 16 April 2026, saat helikopter Super Puma dalam perjalanan menuju lokasi penjemputan jenazah di Kompi 642 Sanggau. Sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kalbar, helikopter tersebut sempat mengirimkan sinyal darurat.
Setelah proses evakuasi selesai, para korban dibawa menggunakan delapan unit ambulans dari lokasi jatuh menuju RS Bhayangkara. Proses ini melibatkan kerjasama berbagai pihak, termasuk tim SAR dan aparat keamanan setempat, menunjukkan dedikasi dan ketahanan dalam penanganan bencana.
Kepastian identifikasi korban masih perlu dilakukan melalui mekanisme formal, namun kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya prosedur keselamatan dalam penerbangan. Masyarakat diharap dapat mendapatkan informasi lebih lanjut seiring perkembangan situasi pasca-evakuasi.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/04/8-korban-dievakuasi-operasi-sar-helikopter-jatuh-di-sekadau-resmi-ditutup-upm.jpg)