Jackiecilley.com – EdgeConneX, perusahaan terkemuka di sektor solusi pusat data, telah memulai pembangunan kampus pusat data berkapasitas 200 MW yang siap untuk teknologi kecerdasan buatan (AI) di Osaka Raya, Jepang. Proyek ini merupakan hasil kerjasama dengan Kagoya Asset Management dan diyakini dapat memenuhi permintaan yang meningkat akan infrastruktur digital yang aman dan canggih di kawasan tersebut.
Kampus baru ini, yang akan berdiri di lahan seluas 130.000 meter persegi, direncanakan beroperasi pada kuartal pertama tahun 2028. Lokasinya sekitar 30 km dari pusat bisnis Osaka. Proyek ini mengikuti langkah perusahaan untuk memasuki pasar Jepang sejak awal Januari 2025, beserta pengembangan tim lokal guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
Dalam pernyataan resminya, Sam Lee, Direktur Pelaksana Pengembangan Pasar & Komersial Asia-Pasifik EdgeConneX, menyatakan bahwa peletakan batu pertama ini merupakan langkah signifikan dalam strategi perusahaan untuk memperkenalkan infrastruktur mutakhir berbasis AI ke pasar Jepang. Dengan total kapasitas yang direncanakan mencapai 350 MW, EdgeConneX berkomitmen untuk mendukung transformasi digital di kawasan tersebut.
Walikota Kyotanabe, Takashi Kamimura, juga memberikan sambutan hangat atas proyek ini, berharap dapat berkontribusi pada kemajuan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan masyarakat setempat. Sadahiro Kitagawa, Presiden Kagoya Asset Management, menekankan pentingnya proyek ini dalam menjawab kebutuhan infrastruktur digital di Jepang.
Kampus ini akan menerapkan inovasi terbaru dalam desain serta mematuhi standar bangunan dan gempa yang ketat di Jepang, untuk memastikan operasional yang andal. Mick Inoue, Kepala Perwakilan Jepang EdgeConneX, menegaskan bahwa investasi ini bukan hanya tentang membangun pusat data, tetapi juga berkomitmen untuk menjadi bagian dari masyarakat lokal dan mendukung adopsi AI di Jepang.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/03/RESIZED-WhatsApp-Image-2026-03-19-at-08.13.19.jpg)