Jackiecilley.com – Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya, mengingatkan jamaah calon haji Indonesia untuk membatasi aktivitas tambahan di luar ibadah. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kondisi fisik dan meminimalkan risiko selama berada di Tanah Suci. Imbauan ini disampaikan setelah insiden kecelakaan bus yang menimpa jamaah di Jabal Magnet, Madinah, pada 28 April.
Atalia mengungkapkan bahwa pembatasan aktivitas di luar ibadah bukan hanya penting untuk kesehatan jamaah, tetapi juga guna memastikan keseluruhan rangkaian ibadah dapat berjalan dengan aman dan khusyuk. Ia menekankan bahwa keselamatan dan perlindungan jamaah merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan ibadah haji. Oleh karena itu, seluruh aktivitas harus mendukung kelancaran ibadah utama.
Dalam konteks kecelakaan, pemerintah Indonesia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa 10 orang mengalami luka, tetapi tujuh di antaranya berasal dari Kloter JKS-1 dan telah mendapatkan perawatan medis. Mereka kini telah kembali ke Hotel Andalus Golden.
Atalia juga memberikan apresiasi terhadap respons cepat dari Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Luar Negeri, serta petugas haji di Jeddah, yang segera memberikan penanganan kepada jamaah yang terdampak. Komisi VIII DPR RI berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak terkait demi memastikan pelayanan dan pemulihan jamaah berlangsung optimal. Situasi ini menjadi pengingat akan perlunya kesadaran terhadap kesehatan dan keselamatan selama menjalani ibadah.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/04/WhatsApp-Image-2026-04-10-at-15.19.56.jpeg)