Jackiecilley.com – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Sabtu, mengakibatkan 14 orang meninggal dunia, dua orang luka berat, dan 11 orang luka ringan. Data tersebut dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 12.30 WIB. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa pendataan korban terus berlangsung.
Korban jiwa paling banyak tercatat di Kabupaten Manggarai dengan enam orang, diikuti Kabupaten Manggarai Timur yang mencatat lima orang, dan tiga orang di Kabupaten Sikka. Selain itu, sekitar dua ribu warga terpaksa melakukan evakuasi mandiri akibat guncangan yang kuat serta peringatan dini tsunami.
Dari segi kerusakan, sebanyak 54 rumah teridentifikasi mengalami kerusakan berat, sementara 9 rumah rusak sedang dan 11 rumah rusak ringan. Kerusakan juga dirasakan di berbagai fasilitas seperti lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, serta beberapa sarana ibadah dan kantor pemerintahan.
Kabupaten Manggarai menjadi salah satu yang paling terpengaruh dengan 29 rumah rusak berat. Di Manggarai Timur, sejumlah 23 rumah dilaporkan rusak berat. Di Nagekeo, 2 rumah teridentifikasi rusak berat dan sejumlah fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan.
Sementara itu, kondisi terkini di wilayah terdampak menunjukkan arus lalu lintas mengalami kemacetan, dan pasokan listrik masih terputus. Penguatan serta penanganan terhadap para korban menjadi prioritas utama pemerintah setempat untuk memulihkan keadaan setelah bencana ini.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/08/Gempa-bumi-di-Labuan-Bajo-NTT-150826-rn-05.jpeg)