Jackiecilley.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia dan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (Angkasa) baru-baru ini menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan Koperasi Masjid. Wakil Ketua Baznas, Mokhamad Mahdum, menyatakan bahwa kerja sama ini akan membantu mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat aktifitas ekonomi yang terintegrasi dengan sistem zakat yang ada.
Mahdum mengungkapkan, implementasi kerja sama ini akan dilakukan melalui program Koperasi Masjid, di mana Baznas akan membantu mendirikan koperasi di masjid yang belum memilikinya. Ia menekankan potensi masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat sosial dan ekonomi. Ia berharap kerja sama ini dapat meningkatkan kapasitas koperasi masjid, baik dalam pengelolaan maupun skala usaha.
Presiden Angkasa, Datuk Seri Dr Abdul Fattah Abdullah, menambahkan bahwa tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mempromosikan dan mengembangkan koperasi berbasis komunitas masjid yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat. Menurutnya, anggota koperasi ini tidak hanya dari kalangan jamaah Muslim, tetapi juga masyarakat non-Muslim, sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin yang mengedepankan sikap inklusif.
Abdul Fattah berharap, dengan adanya jejaring antar masjid yang terbentuk, diharapkan dapat menciptakan konsorsium koperasi terbesar di dunia di masa depan. Dalam kesempatan tersebut, Angkasa juga memberikan bantuan infak sebesar 15.000 Dolar AS kepada beberapa masjid di Indonesia, termasuk Masjid An-Ni’mah dan Masjid Al-Hurriyah. Kerja sama ini diharapkan dapat menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat keunggulan, mirip dengan di zaman Rasulullah SAW.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260206_134427.jpg.jpeg)