Site icon Jackiecilley.com

Bapanas Awasi 9.138 Titik, Harga Pangan Mulai Stabil

[original_title]

Jackiecilley.com – Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melaporkan hasil pengawasan pangan yang signifikan di seluruh Indonesia pada periode awal Februari 2026. Pengawasan ini mencakup 9.138 titik di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dan diharapkan dapat menstabilkan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

I Gusti Ketut Astawa, Ketua Pelaksana Satgas sekaligus Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, mengungkapkan bahwa pengawasan ini berhasil menurunkan harga sejumlah komoditas pangan penting seperti daging ayam, telur, dan beras. Meski beberapa barang masih tercatat di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), tren penurunan harga terlihat jelas.

Sepanjang periode pengawasan, Satgas mengambil tindakan tegas dengan menerbitkan 128 surat teguran, mengisi stok kosong di 400 titik, dan melakukan uji laboratorium terhadap 33 sampel pangan. Selain itu, satu izin usaha dicabut dan dua izin edar pelaku usaha yang melanggar ditindaklanjuti. Astawa menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan keamanan serta mutu pangan nasional.

Berdasarkan analisis, beberapa komoditas masih menjadi perhatian, seperti beras premium dan minyak goreng. Masyarakat juga melaporkan adanya keluhan terkait harga minyak goreng, yang menjadi sorotan utama Satgas. Selama periode ini, Satgas menerima enam laporan yang segera ditindaklanjuti di berbagai daerah.

Pemerintah berupaya memperkuat pasokan pangan dengan menyalurkan 28.765 ton beras melalui berbagai saluran distribusi. Astawa menegaskan pentingnya pengawasan berlapis dan partisipasi masyarakat dalam memastikan pangan yang aman dan terjangkau, terutama menjelang momen-momen besar keagamaan.

Exit mobile version