Jackiecilley.com – Banjir melanda wilayah DKI Jakarta pada Jumat dini hari, 20 Februari, mengakibatkan 31 Rukun Tetangga (RT) menjadi terendam. Curah hujan tinggi diikuti dengan luapan sejumlah sungai menjadi penyebab utama bencana ini, terutama di Jakarta Utara, yang mengalami genangan di ruas jalan protokol dengan ketinggian antara 20 hingga 50 centimeter.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat beberapa titik terdampak, termasuk Jalan Raya Kelapa Gading, Jalan Yos Sudarso, dan kawasan industri Sunter. Pengalihan rute juga diberlakukan pada transportasi publik, di mana PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) melakukan modifikasi layanan untuk menjaga keselamatan penumpang. Koridor tertentu, seperti Koridor 10 dari PGC menuju Tanjung Priok, mengalami perubahan rute akibat genangan.
BMKG memperkirakan hujan disertai kilat akan kembali terjadi pada siang hingga sore hari, terutama di Jakarta Selatan dan Timur, yang berpotensi menambah debit air di Jakarta Utara. Dalam situasi ini, BPBD mengingatkan warga untuk memantau informasi terkini melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dan menghubungi layanan darurat jika memerlukan bantuan.
Sebagai langkah mitigasi, petugas dari Dinas Sumber Daya Air dan BPBD telah dikerahkan untuk mengoperasikan pompa apung di lokasi-lokasi kritis guna mempercepat penyurutan genangan dan mengembalikan kelancaran arus lalu lintas. Keberadaan bencana ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat demi keselamatan warga Jakarta.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/02/1771548371_1f0a58cd0f53d1294145.jpg)