Jackiecilley.com – Iran menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menunda serangan selama dua minggu dan membuka kembali akses Selat Hormuz. Keputusan ini diumumkan pada Rabu, 8 April 2023, dan disampaikan oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran melalui Mehr News Agency.
Dewan tersebut mengonfirmasi adanya kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan dan disetujui oleh pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei. Iran menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan kemenangan bagi mereka, terutama setelah AS menyetujui 10 poin tuntutan yang diajukan.
Selama periode gencatan senjata ini, kedua negara berkomitmen untuk memulai proses negosiasi yang bertujuan mengakhiri konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2023. “Iran akan mengalokasikan waktu dua minggu untuk proses negosiasi tersebut. Jika diperlukan, periode ini dapat diperpanjang melalui kesepakatan kedua pihak,” ujar Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan terima kasih kepada Perdana Menteri Pakistan, Sharif, dan Marsekal Lapangan Munir atas upaya mereka untuk mengakhiri peperangan di kawasan. Dia juga menegaskan bahwa Iran akan merespons penghentian serangan dengan menghentikan operasi balasan oleh Pasukan Korps Garda Revolusi Islam.
Selain itu, pembukaan kembali jalur perdagangan energi melalui Selat Hormuz dipastikan akan berlangsung dengan koordinasi Angkatan Bersenjata Iran, meskipun dengan pertimbangan teknis tertentu. Kesepakatan ini diharapkan menjadi sinyal awal deeskalasi konflik dan membuka peluang bagi penyelesaian diplomatik antara Iran dan AS.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/04/1775619956_8db5329430873a530265.jpg)