Jackiecilley.com – Kebijakan “bekerja dari mana saja” (Work From Anywhere/WFA) yang berlaku sebelum dan setelah Hari Raya Idul Fitri 2026 diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta.
Siti menjelaskan bahwa penerapan WFA bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta dapat menggerakkan ekosistem kepariwisataan. Oleh karena itu, pelaku usaha pariwisata perlu mempersiapkan diri dengan menata usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar destinasi wisata serta layanan transportasi lokal.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran masyarakat lokal dalam pengelolaan fasilitas pendukung pariwisata, seperti hotel, restoran, dan tempat parkir. Siti juga menyebutkan perlunya penyesuaian target pembangunan pariwisata sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025 tentang Kepariwisataan, yang menekankan pentingnya kualitas pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya mengonfirmasi bahwa kebijakan WFA akan diterapkan mulai tanggal 16 hingga 27 Maret 2026, mendekati perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi. Dengan jadwal tersebut, pekerja berpeluang mendapatkan libur yang panjang.
Siti menyarankan pemerintah daerah untuk memperhatikan kesiapan tempat wisata dalam menyambut peningkatan jumlah wisatawan. Mereka perlu memastikan ketersediaan fasilitas yang memadai, termasuk tempat sampah, toilet bersih, dan sarana untuk penyandang disabilitas, agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat berlibur.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/02/Peningkatan-Penumpang-Whoosh-saat-Libur-Natal-dan-Tahun-Baru-261225-DAN-09.jpg)