Jackiecilley.com – Calon jemaah haji perlu memahami persiapan penting sebelum berangkat ke Baitullah. Musim haji telah tiba, dan banyak jemaah bersiap untuk menunaikan ibadah yang merupakan Rukun Islam kelima.
Salah satu aspek penting sebelum meninggalkan rumah adalah melaksanakan amalan sunnah. Imam An-Nawawi dalam kitab “Al-Idhah fi Manasikil Hajj” menjelaskan beberapa amalan yang dapat dilakukan. Di antaranya adalah melaksanakan salat sunnah dua rakaat, membaca ayat-ayat Al-Qur’an, serta berdoa. Amalan ini diyakini dapat mempermudah perjalanan ibadah dan menjadikan ibadah haji lebih sempurna.
Pelaksanaan salat sunnah dua rakaat dianjurkan sebelum berangkat. Pada rakaat pertama, jemaah disarankan membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat Al-Kafirun. Untuk rakaat kedua, setelah membaca Al-Fatihah, disarankan membaca surat Al-Ikhlas. Hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa tidak ada amalan yang lebih utama ketika keluar rumah selain salat dua rakaat.
Selanjutnya, setelah melaksanakan salat, disunahkan untuk membaca Ayat Kursi, yang merupakan ayat 255 dari surat Al-Baqarah. Bacaan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan dan berkah selama menjalani ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan amalan ini tidak hanya sebagai persiapan spiritual, tetapi juga sebagai tuntunan untuk memaksimalkan pengalaman haji. Melalui amalan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, diharapkan calon jemaah dapat menjalani ibadah haji dengan lancar dan penuh berkah.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/05/mengetuk-pintu-berkah-5-amalan-sunnah-sebelum-menuju-baitullah-mjg.jpg)