Site icon Jackiecilley.com

Akademisi UI: Keterbukaan Data Saham Tingkatkan Kepercayaan Investor

[original_title]

Jackiecilley.com – Peningkatan transparansi dalam pasar modal Indonesia dinilai dapat memperkuat kepercayaan investor global, menurut Buddi Wibowo, akademisi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Dalam keterangannya, Buddi menekankan pentingnya keterbukaan data kepemilikan saham untuk menarik investasi dan meningkatkan integritas pasar.

Buddi menyatakan bahwa transparansi informasi mengenai struktur kepemilikan saham merupakan langkah awal untuk memperkuat pengawasan dan melindungi investor. “Dengan keterbukaan data ini, pihak-pihak yang berpotensi memanipulasi harga saham akan lebih sulit untuk beraksi karena identitas mereka dapat dikenali,” ujar Buddi di Jakarta pada Senin.

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merespons dengan mengumumkan dua inisiatif baru. Pertama, penambahan informasi terkait status afiliasi atau nonafiliasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas satu persen. Kedua, BEI berencana mengeluarkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Momen efektif penerapan kedua inisiatif ini akan diumumkan kemudian.

Di sisi lain, Buddi juga menyoroti perlunya kepastian dalam pelaksanaan demutualisasi BEI, yang akan memungkinkan perubahan struktur kepemilikan agar lebih terbuka. Hal ini diatur dalam Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026, yang memberikan landasan untuk reformasi.

Akademisi ini menyarankan agar tahapan pelaksanaan reformasi harus jelas sehingga investor dapat menilai kemajuan tata kelola pasar modal. MSCI juga sedang melakukan konsultasi tentang kemungkinan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia, yang dapat berdampak pada persepsi global terkait investasi di Tanah Air. Penguatan keterbukaan informasi dan konsistensi dalam pelaksanaan reformasi dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga kepercayaan investor.

Exit mobile version