Jackiecilley.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah mendorong sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT) untuk melakukan reinvestasi dan meningkatkan modal kerja. Hal ini disampaikan setelah rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Selasa.
Airlangga menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa industri TPT tidak termasuk dalam kategori “sunset industry,” sehingga memberi kesempatan untuk reinvestasi. “Industri tekstil bukan industri yang dikategorikan sunset, ini dapat mendorong investasi dan penambahan modal kerja,” kata Airlangga.
Industri tekstil dianggap sebagai sektor strategis karena menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja dan memberikan kontribusi sekitar 0,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Dalam hal kinerja, industri ini menunjukkan pertumbuhan yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional dengan angka sekitar 5,6 persen, sementara barang kulit dan alas kaki tumbuh 8,25 persen.
Saat ini, utilisasi pabrik tekstil berada pada tingkat 75 persen, yang menunjukkan adanya peluang untuk meningkatkan produksi serta melakukan ekspansi. “Ada ruang untuk melakukan ekspansi,” tambahnya.
Airlangga juga mencatat bahwa pemerintah sedang mengidentifikasi berbagai masalah yang menghambat penguatan industri TPT, termasuk kemudahan akses bahan baku dan harmonisasi tarif. Penguatan sektor ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.
![[original_title]](https://jackiecilley.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_4155.jpeg)