Menperin Dorong Pendidikan Vokasi untuk Kemandirian SDM Industri

[original_title]

Jackiecilley.com – Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji, menekankan pentingnya penguatan pendidikan vokasi sebagai langkah strategis untuk mengatasi pengangguran di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten dan produktif, sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Dalam kunjungannya ke SMK-SMAK Bogor dan Politeknik AKA Bogor di Jawa Barat, Sarmuji mencatat adanya paradoks dalam pendidikan vokasi, di mana meskipun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dirancang untuk menyiapkan lulusan siap kerja, data menunjukkan tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan SMK.

Sarmuji mengapresiasi keberhasilan SMK-SMAK Bogor dan Politeknik AKA Bogor dalam bekerja sama dengan industri, sehingga lulusan mereka memiliki kemampuan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja. “Keberhasilan ini harus menjadi contoh bagi institusi lain,” ujarnya. Dia juga menyoroti pentingnya pendidikan vokasi dalam memanfaatkan bonus demografi Indonesia, yang jika tidak diimbangi dengan kompetensi dan lapangan kerja yang cukup, justru berpotensi menjadi beban ekonomi.

Sarmuji menambahkan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029, SDM industri berkualitas sangatlah diperlukan. Selain itu, pendidikan vokasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan digitalisasi. Pendidikan yang menyeluruh harus mengembangkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis pada lulusan.

Dalam konteks ini, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Adie Rochmanto Pandiangan, mengungkapkan bahwa kementeriannya aktif menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri serta memperkuat kemitraan dengan dunia usaha. Dengan upaya ini, diharapkan pendidikan vokasi dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap produktivitas dan daya saing industri nasional.

Baca Juga  Prajurit Satgas Yonif 511 Kunjungi Gereja Kanggime untuk Komsos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *