Wamenlu Anis Matta Tingkatkan Kemitraan Strategis RI-Bangladesh

[original_title]

Jackiecilley.com – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, melakukan kunjungan kerja ke Dhaka, Bangladesh, pada 6–8 Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Bangladesh di berbagai sektor strategis. Diundang oleh Menteri Negara Urusan Luar Negeri Bangladesh, Humaiun Kobir, Anis Matta menekankan pentingnya Bangladesh sebagai mitra ekonomi yang potensial.

Pada tahun 2025, nilai perdagangan bilateral diperkirakan mencapai 4 miliar dolar AS, menjadikan Bangladesh sebagai mitra perdagangan terbesar keempat bagi Indonesia di antara negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam. Anis Matta optimis bahwa dengan menghimpun populasi kedua negara yang hampir mencapai 500 juta jiwa, nilai perdagangan bilateral ini dapat meningkat hingga dua digit dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Dalam kunjungan ini, kedua negara menggarisbawahi perlunya pengembangan perundingan dari Preferential Trade Agreement (PTA) menuju Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA). Terdapat upaya juga untuk memaksimalkan neraca perdagangan yang lebih seimbang, termasuk memasukkan produk farmasi dan serat yute dari Bangladesh ke pasar Indonesia.

Isu terkait energi menjadi fokus penting, dengan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama dalam ekspor-impor batu bara, gas alam cair (LNG), dan pengembangan energi baru terbarukan. Pertemuan dengan otoritas energi Bangladesh diharapkan menghadirkan peluang lebih lanjut bagi BUMN Indonesia seperti Pertamina.

Dalam rangkaian kunjungan ini, Anis Matta juga bertemu dengan pelaku usaha di Indonesia-Bangladesh Chamber of Commerce dan meninjau perkembangan bisnis Indonesia di Dhaka. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara ke depan.

Baca Juga  Pemerintah Siapkan Peluncuran Sekolah Rakyat Tahun Ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *